Artikel remaja dan sastra indonesia

Puisi Keindahan Alam - Apresiasi Tentang Alam Terbaru 2016

Artikel Terbaru:

    Puisi Alam - Kali ini admin akan membagikan kumpulan puisi alam yang berisi apresiasi para pengarang kepada keindahan alam semesta ciptaan tuhan. Semoga kumpulan puisi ini bisa membuat kita lebih menyadari akan pentingnya pelestarian alam dan lingkungan.

    Kumpulan Puisi Alam

    ANGIN LAUT
    karya Kuntowijoyo

    Perahu yang membawamu
    telah kembali
    entah ke mana
    angin laut mendorongnya ke ujung dunia
    Engkau tidak mengerti juga
    Duduklah
    Ombak yang selalu
    pulang dan pergi.
    Seperti engkau
    mereka berdiri di pantai
    menantikan
    barangkali
    seseorang akan datang dan menebak teka-teki itu.

    KEINDAHAN ALAM
    Puisi Alam Cahyaning P.
    Bak gelombang jiwa di udara
    Laksana sinar di pagi hari
    Bagaikan rembulan mengarunggi samudra
    Seperti peri kehilangan cahaya matahari

    Meskipun langit menyinari bumi
    Mirip bola di senja kelap

    Umpama terbang setinggi awan
    Bagaikan bintang menghiasi malam
    Sinar mentari bagaikan surya.

    INDAHNYA ALAM NEGERI INI
    Puisi Ronny Maharianto

    Kicauan burung terdengar merdu
    Menandakan adanya hari baru
    Indahnya alam ini membuatku terpaku
    Seperti dunia hanya untuk diriku

    Kupejamkan mataku sejenak
    Kurentangkan tanganku sejenak
    Sejuk , tenang , senang kurasakan
    Membuatku seperti melayang kegirangan

    Wahai pencipta alam
    Kekagumanku sulit untuk kupendam
    Dari siang hingga malam
    Pesonanya tak pernah padam

    Desiran angin yang berirama di pegunungan
    Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
    Begitu indah rasanya
    Bak indahnya taman di surga

    Keindahan alam terasa sempurna
    Membuat semua orang terpana
    Membuat semua orang terkesima
    Tetapi, kita harus menjaganya
    Agar keindahannya takkan pernah sirna

    TANAH AIRKU
    Puisi Haris Rahmat Nugraha

    Angin berdesir dipantai
    Burung berkicau dengan merdu
    Embun pagi membasahi rumput-rumput
    Itulah tanah airku
    Sawahnya menghijau
    Gunungnya tinggi menjulang
    Rakyat aman dan makmur

    Indonesiaku
    Tanah tumpah darahku
    Jaga dan rawatlah selalu
    Disanalah aku dilahirkan dan dibesarkan
    Disanalah aku menutup mata
    Oh..... tanah airku tercinta
    Indonesia jaya.....

    Alam dilembah semesta
    Puisi Ardian.H

    Angin dingin kelam berderik
    Kabut putih menghapus mentari
    Tegak cahyanya menusuk citra

    Pahatan Gunung memecah langit
    Berselimut awan beralas zamrud
    Tinggi . . . Tajam . . .

    Sejak waktu tidak beranjak
    Di sanalah sanubari berdetak
    Sunyi sepi tak beriak

    Cermin ilusi di atas danau
    Menikung pohon yang melambai warna
    Di celah kaki-kaki menjejak karya-karyaNYA

    Di manakah aku berada?
    Di mana jiwa tak mengingat rumah
    Di saat hidup serasa sempurna

    Sungguh jelita permadani ini
    Terbarkan pesona di atas cakrawala
    Tak berujung di pandang lamanya

    Serasa bertualang di negeri tak bertuan ALAM

    Puisi Alam
    Lihatlah hutan kita ini
    Sedikit habis oleh orang-orang
    Yang tidak memikirkan masa depan
    Dia mementingkan pribadi tanpa peduli
    Lewat puisi alam imi aku bertanya
    Lewat curahan kata aku bicara

    Indahnya tanahku di atas negeri
    Ribuan pulau menyapa senyum bijaksana
    Indonesia tercinta tetumbuhan menghijau
    Aku lahir di sini

    Di tempat surgawi
    Tanahku subur penjajah suka buahku
    Mereka berkelana dari kejauhan
    Mereka datang berbondong

    Akhirnya mereka pergi dengan semangat alam
    Penjajah pergi, penjajah lenyap
    Sekarang diri menjarah diri
    Hutan kita habis berkeping

    Sisa akar-akar yang suram
    Satukan jemari, beri yang lain pencerahan
    Cukup tanam satu tunas sehati
    Atau lindungi yang sudah merambah

    Tanpa kau ketahui kau melestarikan
    Janin di masa mendatang
    Sengaja gambar ini terpampang
    Sengaja gambar ini tersimpan
    Agar kita mengerti takkan ada lagi yang asri
    Kalau kita tak peduli

    puisi alam by: Revo

    Derai Cemara Udang
    Angin pantai disela gerimis
    Mendera pelan, sejenak
    Berteduh di bawah
    Pohon-pohon cemara udang

    Kemudian lenyap ke arah
    Gubuk-gubuk bambu yang reot
    Tanpa atap di tepian jalanan pantai

    Senja ini..
    Tiada yang romantis atau membiuskan angan
    Ke dalam khayal yang beku
    Dan ratusan hari terkubur diam

    Pantai ini telah sepi..
    Hanya derai cemara udang..
    Hanya rintik gerimis yang tidak kunjung reda
    Tidak juga menjadi hujan deras

    Ada yang berubah
    Pantai ini merubah dirinya menjadi teduh, hijau
    Dan di beberapa sudut tumbuh padang rumput
    Ada cemara udang, perahu nelayan
    Yang sepuluh tahun yang lalu belum kulihat
    Ini adalah pantai kenangan

    puisi alam by: Katjha

    PEMANDANGAN DI QUE-LIN
    puisi alam by Husseyn Umar

    gunung-gunung dan bukit-bukit hitam
    tinggi dan tajam
    menjulang menusuk-nusuk awan

    air sungai Li berkelok-kelok
    bermain-main di celah kaki-kakinya

    bilakah sebenarnya
    dewa-dewa telah turun dari langit
    sempat-sempatnya membuat
    pahatan alam yang begini cantik!

    Nah, demikian kumpulan puisi alam yang bisa di berikan kali ini, semoga menginspirasi pembaca..

    artikel terkait :
    puisi persahabatan
    puisi ibu
    puisi cinta
    puisi patah hati

    Puisi Keindahan Alam - Apresiasi Tentang Alam Terbaru 2016 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: dombiza bp